Daftar Blog Saya

Sabtu, 03 September 2011

unofficially luv letters



Tidak pernah jelas kapan aku jatuh cinta padamu. Bagaimana, darimana dan dengan apa? rasa itu tiba-tiba saja di hatiku. Serupa angin bertiup melewati kisi-kisi jendela. Saat tersadar tau-tau dia sudah disana menjelma sejuta wujud. Resah, harap, marah, lucu, suka, kagum, kecewa, dll. Tidak juga kumengerti bagaimana menghentikannya. Dengan kata, dengan nama, bahkan dengan doa.

Sebab tidak pernah kurencanakan kedatangannya. Aku juga tidak tau kapan dia akan pergi, tidak peduli bagaimana kita akan menyebutnya. Teman, mantan, kekasih, mates? Dia tidak pernah kenal nama. Seperti api, namai dia dengan panas, merah, menyala, membakar, menghanguskan. Apalah… dia tidak pernah peduli. Sebab api akan tetap menjadi api. Begitu juga aku.

Apapun ceritamu, Bagiku kau akan selalu menjadi hujanku, memberi kehidupan pada bumi. Kau akan tetap seperti langit, membawa siang dan malam. Dan senantiasa seperti laut, menyembuhkan semesta alam.


Maka, jika kau tanyakan hari ini apa aku menyebut mu : aku menyebutmu –rindu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar