
Returning home after neurology seminar, i had this smile stays on my face. Setelah hampir sebulan dengan weekend yang diisi dengan berkutat bersama textbook2 kesayangan. Today, i'd spent a nice weekend dengan orang2 kesayangan. Ternyata memang benar kata2 bijak : yang menyedihkan itu bukan saat sedih namun tak ada orang untuk berbagi, tapi pada saat lagi senang tapi tidak punya siapapun utnuk dibagi senang. Sama halnya saat akan menghabiskan weekend yang menyenangkan tanpa orang-orang yang bisa diajak bersama senang. That's totally a nightmare.
Persoalannya adalah mungkin banyak orang yang bisa diajak bersenang-senang tapi belum tentu kita senang balik. Tapi kadang kita tidak perlu susah bersenang-senang, cukup bersama orang2 tersayang semua jadi menyenangkan. seperti hari ini, simple lunch with beloved friends esp after a queit long time no see, we're totally had a beautifull time.
ini bukan persoalan tempat makan nya bung, bukan juga persoalan berapa banyak waktu yang dihabiskan bersama, tapi persoalan kualitas kebersamaan.
This remind me of a song "live like we're dying - the script"
yeah... got to start
lookin at the hand of the time we've been given here
this all we got and we gotta start livin it
every second count on a clock that's tickin
gotta live like we're dying
yeah.. we got
86 4 100 seconds in a day to
turn it all around or throw it all away
we gotta tell 'em that we love them while we got
the chance to say
gotta live like we're dying
hooooohhh...life is too short to be wasted, so enjoy ur life people... make every second counted. yeeeiiiiyyyhaaaaa.... (^-^)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar