2013 in a flash – Part 2
It took me on february to finally typing this note. Bukannya
terlalu sibuk ala-ala ibu pejabat atau versi ibu rumah tangga penuh dedikasi
urus suami dan anak sampe seisi rumah tidak punya kemandirian pribadi (mikirin seseorang yang total abis menggeluti profesi
ibu rumah tangga tulen, definitif, officially, nothing compares, tidak
terbantahkan dan terduakan. #lebay). Tapi kehamilan trimester 3 itu seperti
lagi berlayar, ombaknya mantep, anginnya sepoi-sepoi jadi bawaannya ngantuk
plus laper. I luv pregnancy so much deh.
So, 2013 gave me another beautifull gift from God. A baby in a belly. Hiks, senengnya. After
6 mos of our marriage, sudah puas dengan rangkaian bulan madu, cita-cita
pacaran HOT2-an setelah menikah, jalan-jalan kesana sini. Mama papa, mertua, keluarga, dan teman-teman mulai ribut persoalan testpack sudah positif
atau belum. Sebagai anak satu-satunya semua keluarga memang seolah sangat excited menambah anggota
keluarga inti, biar lebih rame. And finally doa dan usaha terjawab.I have a baby in my belly and it feels extremely amaizing.
About my recidency stuff, it walks fine. Stay on the track. I
do my night shift, papers, journals, and other presentation stuff. At my first
3 mos of pregnancy it fells queit exhausting considering the hormones makes you
fatigue easily, nausea and randomly ended vomiting. But thank god for me this
isnt torturing me much. At least I can still doing my school work. Seperti yang
wajib dan niscaya kita percayai, Tuhan tidak pernahmemberikan cobaan diluar
kemampuan kita dan selalu lah berprasangka baik. Maka semua kebaikan akan
datang. Di usia kehamilan trimester pertama, sy dapat stase Pediatric
Cardiology. Stase ini belajarnya memang banyak, secara mempelajari jantung anak
hingga komplikasinya di masa dewasa cukup bikin otak keriting, tapi enaknya
stase ini tidak mewajibkan jaga malam. Jadi minimal ditengah perubahan hormonal
selama hamil awal, I can still have a good sleep at night. Alhamdulilah.
Selesai dengan 3 bulan pertama, semua keluhan menghilang
begitu saja. Trimester 2 itu surga-nya hamil. Almoust complaining nothing. I have
a good mood in almost every stuff. Eating, studying, even making l--e
#ahhaahaaaaa. Dalam situasi aman ini, sesuai kurikulum sekolah I have to go to
spore.
Jadi, Pendidikan Dokter
Spesialis Jantung UNHAS bekerja sama dengan Singapore General Hospital untuk
beberapa bidang yang belum terlalu maju di Indonesia seperti Electrophysiology
Study (EP), Nuclear Medicine, etc. Maka berangkatlah ibu hamil ini belajar ke
negeri orang, membawa janin usia 3 bulan. Dalam cemas takut bayinya kenapa-kenapa,
mana bertugas dan belajar dekat radiasi. Belum lagi semua orang singapore itu
jalannya cepet-cepet abis, kemana-mana naik bus, rute jalan kaki bisa sampe 10
kilo/hari, mata kuliahnya canggih, belajarnya mesti dobel, fiuhh…bikin sesak
napas juga kadang-kadang. Tapi diantara semua urusan sekolah, urusan kesehatan
kehamilan punya porsi doa paling besar tiap habis sujud. Untuk bayi yang ada di
kandungan itu, Cuma bisa jaga diri, berdoa dan meyakini bahwa Tuhan menjaga dia
lebih baik dari apa yang ibu bapaknya sekalipun mampu usahakan.
Desember coming… ga terasa setaun sudah menikah, sekarang hamil
5 bulan. Alhamdulilah. Kita memutuskan Taun baruan di Jogja, kebetulan ada sodara yang nikah tanggal 1
Januari 2014. Seruuu yaaa? Nikah di awal taun, jadi ga bakal lupa tanggal
anniversary pastinya. Taun baruan mr and mrs. Herik d Jogja itu hampir sama
makassar lah, banyak kembang api, dsb. Tapiii sebenernya ga total juga taun
baruan-nya soalnya kita berdua pas jam 12 malamnya Cuma bobok d hotel. Mungkin pada dasarnya kami bukan pasangan
penganut wajib taun baruan gegap gempita seperti kebanyakan orang. Karena ngantuk
dan cape, yaa bobok aja. Toh, Bukan angka 31 menjadi 1 atau 2013 bertambah 1
jadi 2014 yang penting, tapi bagaimana setiap detiknya telah terlewati dengan sempurna.
Memaknai waktu tidak sebatas angka tapi perjalanan nilai itu baru namanya
hidup. Yaa gak sih?
Btw, Happy 2014 people. Thank you so much 2013 you’ve been
so good for me. End…


Harus ikut tongkrongin kakak dottel cantip partus nantinya ini. hheeee :D
BalasHapus